Bun, ternyata dunia sekeras itu.
aku terus menerus belajar tapi semesta juga terus menerus menghantam. ingin aku lebih kuat mungkin, bun. tapi nyatanya aku memang tidak pernah setangguh itu.
kalau bicara soal berusaha, aku sudah mencobanya beribu ribu kali, sungguh.
aku sudah berjalan jauh sekali bun, agar aku sampai ditempat dimana aku menjadi orang paling bahagia sedunia. tapi itu terdengar mustahil bukan?
perjalananku tidak mudah bun, kadang bekalku habis ditengah hutan. kadang juga minumku habis karena tumpah. tak jarang kaki ku tersandung batu yang entah sejak kapan ada didepanku.
bun, kata mereka aku sangat payah, bodoh, dan tidak pantas untuk bahagia. lucu ya, seolah olah mereka paling berkuasa padahal dunia punya roda yang kapan saja bisa diputar dengan mudah oleh Tuhan.
Komentar
Posting Komentar